KLASIFIKASI SISTEM
- Sistem ABSTRAK (Abstract system )
Sistem
ini merupakan sistem yang tidak tampak secara fisik, karena hanya berupa
pemikiran atau ide-ide. Contoh : Sistem Teologia yang merupakan suatu sistem
yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan manusia
- Sistem FISIK (Physical system)
Sistem
fisik merupakan sistem yang tampak secara fisik sehingga setiap mahluk dapat
melihatnya.
Contoh : Sistem Komputer, Sistem Akuntansi, Sistem Produksi
Contoh : Sistem Komputer, Sistem Akuntansi, Sistem Produksi
- Sistem ALAMIAH (Natural system)
Sistem
alamiah ini adalah sistem yang terjadi dari proses - proses alam dalam arti
tidak dibuat oleh manusia.
Contoh : Sistem Geologi : sungai, pegunungan ,Sistem Solar : galaxy, tata surya
Contoh : Sistem Geologi : sungai, pegunungan ,Sistem Solar : galaxy, tata surya
- Sistem buatan manusia (Human made system)
Sistem
ini merupakan sistem yg dirancang & didisain oleh manusia.
Contoh : Sistem Informasi - manusia - komputer
Man - machine system / human-machine system
Interaksi antara manusia dan mesin
Contoh : Sistem Informasi - manusia - komputer
Man - machine system / human-machine system
Interaksi antara manusia dan mesin
- Sistem Deterministik (Deterministic System )
Sistem
yg beroperasi dengan tingkah laku yg dapat diramalkan disebut sistem
deterministik . Interaksi antar tiap-tiap bagian dapat dideteksi, sehingga
outputnya juga dapat diramalkan.
Contoh : Sistem Komputer
Contoh : Sistem Komputer
- Sistem Tak Tentu (Probabilistic System )
Sistem
ini adalah sistem dimana kondisi masa depannya tak dapat diramalkan karena
mengandung probabilitas.
Contoh : Sistem Manusia
Contoh : Sistem Manusia
- Sistem Tertutup (closed system)
Sistem
tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh
lingkungan luarnya. Sebenarnya didunia ini tidak ada sistem yg benar-benar
tertutup. Yang ada hanyalah sistem yang secara relatif tertutup (relatively
closed system )
- Sistem Terbuka (open system)
Sistem ini kebalikan dari sistem
tertutup, karena sistem terbuka adalah sistem yg berhubungan dan dipengaruhi
oleh lingkungannya. Oleh sebab itu sistem ini harus mempunyai suatu sistem
pengendalian (control system) yang baik, agar yg masuk hanya pengaruh -
pengaruh yang baik saja.
Contoh : sistem kebudayaan Indonesia
Contoh : sistem kebudayaan Indonesia
PENGENDALIAN SISTEM
Pengertian Feedback Control System (pengendalian
umpan balik)
Merupakan proses mengukur keluaran dari
sistem yang dibandingkan dengan suatu standar tertentu. Bilamana ada perbedaan2
atau penyimpangan2 akan dikoreksi untuk memperbaiki masukan sistem selanjutnya.
Feedforward Control System (sistem
pengendalian umpan maju)
1.Disebut juga positive feedback (umpan balik
positip).
2.Mendorong proses dari sistem supaya
menghasilkan hasil balik yg positip.
3.Pengendalian dilakukan setelah keluaran
dihasilkan.
4.Supaya keluaran dapat dihasilkan umpan
balik yg positip, maka pengendalian tidak boleh diukur dari keluarannya tetapi
diukur dan dikendalikan dari prosesnya.
5.Contoh pada sistem akuntansi adalah
perencanaan kas.
Preventive Control System (sistem
pengendalian pencegahan)
1.Mengendalikan sistem dimuka sebelum proses
dimulai dengan mencegah hal-hal yang merugikan untuk masuk ke dalam sistem.
2.Contoh : sistem pengendalian intern
(internal control), dimana penerapan kebijaksanaan2, metode2, dan prosedur2
didalam sistem pengendalian intern dimaksudkan untuk mencegah hal-hal yang
tidak baik yang mengganggu masukan, proses dan hasil dari sistem supaya sistem
dapat beroperasi seperti yang diharapkan.
KUALITAS SISTEM
1. Akurat
Informasi harus bebas dari
kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti
informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena
dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi
gangguan (noise) yang dapat merubah atau merusak informasi
tersebut.
2. Tepat Pada Waktunya
Informasi yang datang pada
penerima tidak boleh terlambat, informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai
nilai lagi, karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan.
Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal untuk
organisasi. Dewasa ini mahalnya nilai
informasi disebabkan
harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan
teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.
3. Relevan
Informasi tersebut mempunyai
manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan
yang lainnya berbeda, misalnya informasi mengenai sebab-musabab kerusakan mesin
produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan
bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan. Sebaliknya informasi mengenai
harga pokok produksi untuk ahli teknik merupakan informasi yang kurang relevan,
tetapi relevan unuk akuntan.
KARAKTERISTIK SISTEM
a. Komponen.(Components)
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerjasama membentuk satu kesatuan.
b. Batas
Sistem.(Boundary)
Merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
c. Lingkungan Luar Sistem.(Environments)
Adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
Merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
c. Lingkungan Luar Sistem.(Environments)
Adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
d. Penghubung.(Interface)
Merupakan media penghubung antara subsistem, yang memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya.
Merupakan media penghubung antara subsistem, yang memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya.
e. Masukkan.(Input)
Adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem, yang dapat berupa masukkan perawatan(Maintenance input) dan masukkan signal(signal input).
Adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem, yang dapat berupa masukkan perawatan(Maintenance input) dan masukkan signal(signal input).
f. Keluaran.(Output)
Adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
Adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
g. Pengolah.(process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran.
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran.
h. Sasaran.(Objective)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective).
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective).
TAMBAHAN
1.
Sistem
Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem Abstrak: Sistem yang berisi
gagasan atau konsep (Contoh: Sistem Teologi -> hubungan Manusia, Alam dan
Allah)
Sistem Fisik: Sistem yang secara fisik
dapat dilihat (Contoh: Sistem Komputer, Sistem Transportasi, Sistem Perguruan
Tinggi)
2.
Sistem Deterministik dan Probabilistik
Sistem Deterministik: Sistem yang
operasinya dapat diprediksi secara tepat (Contoh: Sistem Komputer)
Sistem Probabilistik: Sistem yang
tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas
(Contohnya: Sistem Evapotranspirasi, Sistem Serapan Hara, Sistem
Fotosintesis)
3. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem Tertutup: Sistem yang tidak
berhubungan dengan lingkungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan
(Contohnya: Sistem Reaksi Kimia dalam
Tabung Reaksi yang terisolasi)
Sistem Terbuka: Sistem yang
berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan (Contohnya: Sistem Tanah)
No comments:
Post a Comment